Sinjai, infosulsel.id – Jalan yang tidak selalu mudah tak menyurutkan langkah Firdaus untuk terus mengejar prestasi. Siswa kelas XII UPT SMAN 12 Sinjai Selatan itu harus menempuh akses menuju sekolah yang cukup jauh, dengan kondisi jalan sekitar satu kilometer yang masih rusak.
Namun, kondisi tersebut tidak menjadi alasan bagi remaja kelahiran 12 Februari 2009 itu untuk berhenti bermimpi. Justru, berbagai tantangan yang dihadapi menjadi bagian dari perjalanan Firdaus dalam mengukir prestasi, baik di bidang akademik maupun organisasi.
Anak kedua dari empat bersaudara pasangan Muh Gazali dan Sukmawati itu telah menunjukkan kemampuan sejak duduk di bangku sekolah dasar. Saat itu, ia dipercaya menjadi perwakilan Olimpiade Sains Nasional (OSN) mata pelajaran IPA tingkat Kabupaten Sinjai.
Memasuki jenjang SMP, prestasinya terus berkembang. Firdaus berhasil melaju hingga OSN IPA tingkat Provinsi. Di sekolahnya, ia juga dipercaya mengemban amanah sebagai Pratama Putra Pramuka di UPTD SMP Negeri 23 Sinjai.
Perjalanan tersebut berlanjut ketika memasuki bangku SMA. Jiwa kepemimpinan Firdaus semakin terlihat setelah dipercaya menjadi Ketua Ambalan Putra Pramuka UPT SMA Negeri 12 Sinjai Selatan.
Kemampuannya dalam memimpin juga mendapat kepercayaan ketika Firdaus terpilih menjadi Pemimpin Upacara pada Peringatan Apel Besar Gerakan Pramuka ke-65 sekaligus Pembukaan Kemah Pramuka Galang Tegak II se-Kwartir Ranting Sinjai Selatan.
Tak hanya aktif dalam organisasi, Firdaus juga mengembangkan bakat seninya. Ia berhasil meraih Juara 2 Lomba Baca Puisi tingkat SMA/SMK/MA sederajat dalam ajang SMAGA OLYMPIK 2026 se-Wilayah V yang diselenggarakan UPT SMA Negeri 3 Sinjai.
Bagi Firdaus, setiap pencapaian tidak selalu datang dari perjalanan yang mulus. Kegagalan pun pernah ia alami, namun ia memilih menjadikannya sebagai bagian dari proses untuk berkembang.
”Kalau gagal pasti pernah, tapi bagi saya itu adalah pelajaran dan pengalaman,” ujar Firdaus saat diwawancarai infosulsel.id pada Minggu (30/8/2026).
Di balik semangatnya mengejar prestasi, ada keinginan besar untuk membahagiakan kedua orang tuanya. Firdaus mengaku pesan sang ayah menjadi salah satu alasan yang membuatnya terus berusaha.
”Saya teringat kata-kata dari bapak yang mengatakan, cukup beliau saja yang menderita, kalian jangan,” tuturnya.
Selain sang ayah, kakaknya juga menjadi sosok yang memberikan dorongan bagi Firdaus untuk terus berjuang. Pesan sang kakak menjadi salah satu kalimat yang selalu diingatnya.
”Kalau bukan kita, siapa lagi yang bisa mengangkat derajat keluarga,” ujarnya.
Perjalanan Firdaus juga menjadi bukti bahwa kondisi lingkungan dan berbagai tantangan yang dihadapi tidak harus menjadi penghalang untuk meraih cita-cita. Baginya, selama masih ada kemauan untuk berusaha, selalu ada kesempatan untuk bangkit dari kegagalan.
Setelah menyelesaikan pendidikan di bangku SMA, Firdaus berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia ingin terus mengembangkan kemampuan dan membuka jalan yang lebih luas untuk mewujudkan cita-citanya.
Ia pun berharap kisahnya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan maupun keterbatasan.
“Tujuan saya melakukan semua ini adalah ingin membuktikan kepada orang-orang bahwa keberhasilan bukan tentang siapa yang memiliki banyak uang, tetapi tentang siapa yang telah terjatuh namun memilih untuk bangkit dan berusaha kembali,” pungkasnya.(Far)
Firdaus, Siswa SMAN 12 Sinjai Selatan yang Buktikan Prestasi Lahir dari Perjuangan

Firdaus, saat menjadi pemimpin peringatan apel besar gerakan pramuka ke 65 di sirkuit Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan.
