Bermodus Kencan Lewat MiChat, Pria Ngaku Driver Ojol Diduga Aniaya dan Rampas HP 12 Perempuan di Makassar

Seorang pria bernama Syarwan Nur (25) ditangkap polisi setelah diduga melakukan aksi perampasan terhadap sejumlah perempuan yang dikenalnya melalui aplikasi MiChat.

Seorang pria bernama Syarwan Nur (25) ditangkap polisi setelah diduga melakukan aksi perampasan terhadap sejumlah perempuan yang dikenalnya melalui aplikasi MiChat.

Makassar, infosulsel.id – Aksi dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyasar sejumlah perempuan di Kota Makassar akhirnya terungkap. Seorang pria bernama Syarwan Nur (25) ditangkap polisi setelah diduga melakukan aksi perampasan terhadap sejumlah perempuan yang dikenalnya melalui aplikasi MiChat.

Pelaku ditangkap oleh jajaran Polrestabes Makassar pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 18.15 WITA di Jalan Rappocini, Kota Makassar.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jaffar Achmad, mengungkapkan bahwa pelaku diduga menggunakan modus berkenalan dengan korban melalui aplikasi MiChat, kemudian mengajak mereka bertemu dan keluar bersama.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menjemput korban di sejumlah lokasi, lalu membawa mereka ke tempat gelap dan sepi. Di lokasi tersebut, pelaku diduga melakukan penganiayaan sebelum mengambil barang berharga milik korban.

“Salah satu peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 01.00 WITA di samping Tol Ir. Sutami. Saat itu, korban berinisial Z (19) memesan layanan transportasi daring Grab Motor dengan tujuan pulang ke Kabupaten Maros,” kata Jaffar, Senin (2/11/2026).

Namun kata AKP Jaffar, ketika tiba di sekitar samping Tol Ir. Sutami, pengendara yang ditumpanginya menghentikan kendaraan dan mendorong korban hingga terjatuh ke batu. Akibatnya, korban mengalami lebam pada bagian wajah, luka lecet pada lutut kanan serta rasa sakit pada tangan kanan.

“Pelaku kemudian mengambil tas korban yang berisi uang tunai sebesar Rp500 ribu dan satu unit telepon genggam merek Oppo. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian dan melaporkannya ke Polrestabes Makassar untuk diproses secara hukum,” jelas Jaffar.

“Hasil penyelidikan, pelaku hanya mengaku sebagai driver ojek onlin (ojol) kepada korban. Namun faktanya, pelaku bukan pekerjaannya ojol tapi teknisi pemasangan internet wifi,” sambung Jaffar.

Diduga Beraksi di Sejumlah Lokasi

Dari hasil pemeriksaan dan interogasi lanjut Jaffar, Syarwan Nur alias Syarwan mengakui telah melakukan aksi serupa terhadap sejumlah perempuan. Berdasarkan keterangan pelaku, sedikitnya terdapat 12 rangkaian kejadian yang diungkap dalam pemeriksaan.

Korban dijemput dari berbagai lokasi, di antaranya Jalan Racing Centre, Manuruki, Pampang, Antang, Kima, kawasan Patung Ayam Daya, Jalan Cenderawasih, Jalan Pettarani, Jalan Boulevard hingga wilayah Kabupaten Gowa.

Setelah menjemput korban, pelaku diduga membawa mereka ke kawasan samping Tol Ir. Sutami maupun Jalan Baddoka, yang merupakan lokasi sepi untuk melancarkan aksinya.

“Sasaran utama pelaku adalah telepon genggam milik korban. Sejumlah ponsel yang disebut dalam hasil interogasi antara lain merek iPhone XR, Samsung A16, Oppo, Realme, Xiaomi dan Infinix,” terang Jaffar.

Dari keterangan pelaku lanjut Jaffar, sebagian barang hasil kejahatan tersebut dijual melalui Facebook. Sementara satu unit iPhone XR disebut dijual kepada teman mantan istrinya.

Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Barang bukti yang diamankan berupa satu unit handphone Oppo A15 milik korban, satu unit jam tangan iWatch, satu buah kartu SIM, satu unit handphone Infinix, satu unit sepeda motor Yamaha Xeon, satu buah jaket dan satu buah helm.

Saat diinterogasi, pelaku membenarkan telah menjemput sejumlah korban, membawa mereka ke lokasi sepi, mengambil barang berharga, kemudian meninggalkan para korban.

“Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses hukum dan pengembangan lebih lanjut, termasuk mendalami seluruh rangkaian kejadian serta kemungkinan adanya korban lain,” tutupnya.(Fz)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *