Belanja Minuman Berujung Petaka, Wanita Muda Terkena Busur Panah di Makassar

Korban pembusuran, AM (22), mengalami luka di bagian atas dada setelah terkena anak panah di Jalan Haji Kalla, kawasan Panaikang, Makassar, Rabu (14/10/2026).

Korban pembusuran, AM (22), mengalami luka di bagian atas dada setelah terkena anak panah di Jalan Haji Kalla, kawasan Panaikang, Makassar, Rabu (14/10/2026).

 

‎Makassar, infosulsel.id — Seorang perempuan berinisial AM (22) yang berdomisili di Jalan Kesadaran 4, Makassar, menjadi korban dugaan aksi pembusuran di Jalan Haji Kalla, kawasan Panaikang, Rabu (14/10/2026). Korban mengalami luka di bagian atas dada setelah terkena anak panah.
‎
‎Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Dani Ardin, S.H., membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, polisi masih mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap kejadian itu.
‎
‎”Iya benar, sementara anggota mengumpulkan bukti-bukti dan korban juga sudah melaporkan kejadian tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu (14/10/2026).
‎
‎Dani menyebutkan, korban mengalami luka akibat terkena busur panah yang mengenai bagian atas dadanya.
‎
‎”Korban mengalami luka di bagian atas dada lantaran terkena busur panah,” jelasnya.
‎
‎Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, insiden itu terjadi saat AM sedang membeli minuman dingin di sebuah kedai yang berada tidak jauh dari salah satu gerai Alfamart di Jalan Haji Kalla.
‎
‎Situasi yang awalnya berlangsung seperti biasa tersebut berubah menjadi insiden kekerasan yang membahayakan keselamatan korban.
‎
‎Keterangan saksi menyebutkan, terduga pelaku diperkirakan berjumlah enam orang. Mereka disebut menggunakan dua sepeda motor dengan masing-masing kendaraan ditumpangi tiga orang.
‎
‎Para terduga pelaku juga diduga berasal dari wilayah Pattunuang. Namun, informasi mengenai identitas dan keterlibatan mereka masih perlu dipastikan melalui penyelidikan kepolisian.
‎
‎Berdasarkan keterangan lain yang diperoleh, kelompok tersebut diduga sempat memasuki kawasan Campagayya untuk mencari seseorang. Aksi itu disebut-sebut berkaitan dengan persoalan balas dendam.
‎
‎Meski demikian, dugaan motif tersebut belum terkonfirmasi secara resmi sehingga masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh aparat kepolisian.
‎
‎Polisi kini mengumpulkan bukti-bukti dan menindaklanjuti laporan korban guna mengungkap kronologi serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. (Far)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *