Wajo, Infosulsel.id – Upaya pelarian tiga pria yang diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan di sejumlah gedung sarang burung walet di Kabupaten Luwu akhirnya terhenti.
Ketiga pria berinisial JM, BI, dan K tersebut diamankan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polda Sulawesi Selatan saat berada di wilayah Tellesang, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Kamis dini hari, 3 September 2026.
Penangkapan itu dilakukan URC Resmob Polda Sulsel sebagai bentuk backup terhadap URC Resmob Polres Luwu yang tengah melakukan pengembangan kasus pencurian sarang burung walet.
Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Wawan Suryadinata, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan pencurian yang terjadi di sebuah gedung sarang burung walet di Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu, pada awal Agustus 2026.
Aksi para terduga pelaku mulai terendus setelah keluarga korban melihat sebuah mobil Daihatsu Sigra berwarna putih terparkir di sekitar lokasi gedung sarang walet.
Keberadaan kendaraan tersebut menimbulkan kecurigaan. Korban bersama ayahnya kemudian berupaya menghentikan mobil yang diduga digunakan para pelaku.
Namun, kendaraan tersebut justru menerobos upaya penghadangan dan langsung meninggalkan lokasi.
Korban kemudian memeriksa kondisi gedung sarang walet. Dari pemeriksaan itu, diketahui bangunan tersebut diduga telah dibobol.
Sejumlah sarang burung walet dilaporkan hilang dalam kejadian tersebut. Kerugian korban akibat aksi pencurian itu diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.
Penyelidikan kemudian dilakukan dengan menelusuri kendaraan yang diduga digunakan dalam aksi pencurian tersebut.
Tim URC Resmob Polda Sulsel akhirnya berhasil mengidentifikasi mobil Daihatsu Sigra putih itu. Dari hasil penelusuran, kendaraan tersebut diketahui merupakan mobil rental.
Informasi tersebut menjadi salah satu petunjuk penting bagi petugas untuk mengungkap identitas orang-orang yang diduga menggunakan kendaraan tersebut.
Hasil pengembangan penyelidikan kemudian mengarah kepada seorang pria berinisial JM.
Tim bergerak menuju wilayah Tellesang, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan JM.
Di lokasi tersebut, JM akhirnya berhasil diamankan saat diduga bersembunyi di sebuah rumah.
Dari pemeriksaan awal, polisi kemudian memperoleh informasi mengenai dugaan keterlibatan sejumlah orang lainnya.
Petugas kembali melakukan pengembangan hingga akhirnya dua pria lainnya, masing-masing berinisial BI dan K, turut diamankan di lokasi berbeda.
Kompol Wawan Suryadinata mengatakan ketiga pria tersebut diduga memiliki peran berbeda dalam rangkaian aksi pencurian yang tengah diselidiki.
“Ketiganya diduga memiliki peran masing-masing, mulai dari merental dan mengemudikan kendaraan, memantau situasi, hingga membantu membawa hasil pencurian,”ujar Wawan.
Tidak hanya berhenti pada satu lokasi kejadian, penyidik kini masih mendalami kemungkinan keterlibatan ketiga terduga pelaku dalam kasus pencurian di sejumlah gedung sarang burung walet lainnya.
Sejumlah lokasi di Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu, disebut masih dalam proses pendalaman.
Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dan bukti tambahan untuk mengetahui apakah ketiganya memiliki keterkaitan dengan laporan kehilangan sarang walet lainnya.
”Dugaan pencurian di sejumlah gedung sarang walet lainnya masih kami dalami. Total kerugian sementara ditaksir mencapai sekitar Rp70 juta,” lanjut Wawan.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara.
Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit mobil Daihatsu Sigra serta empat unit telepon genggam.
Ketiga pria yang diamankan bersama barang bukti selanjutnya diserahkan untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres Luwu.
Sementara itu, pengejaran terhadap sejumlah orang lain yang diduga turut terlibat dalam jaringan pencurian tersebut masih terus dilakukan.
Unit Reaksi Cepat Resmob Polda Sulsel bersama jajaran terkait juga masih mengembangkan perkara guna mengungkap kemungkinan adanya lokasi lain yang menjadi sasaran pencurian.
Polisi kini fokus menelusuri seluruh rangkaian kejadian, termasuk dugaan keterlibatan pihak lain serta kemungkinan adanya aksi serupa di sejumlah gedung sarang burung walet di wilayah Kabupaten Luwu.(Far)

