Teror Busur di Makassar Memakan Korban, Remaja 16 Tahun Kena Anak Panah

Seorang remaja berusia 16 tahun menjadi korban dan mengalami luka pada bagian kepala setelah terkena busur panah di kawasan Jalan Sultan Alauddin, Makassar pada Minggu (28/8/2026) dini hari.

Seorang remaja berusia 16 tahun menjadi korban dan mengalami luka pada bagian kepala setelah terkena busur panah di kawasan Jalan Sultan Alauddin, Makassar pada Minggu (28/8/2026) dini hari.

‎Makassar, Infosulsel.id – Seorang remaja berinisial H (16), mengalami luka setelah terkena anak panah saat melintas di kawasan Bontomanai, Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.

‎Insiden tersebut terjadi ketika korban tengah berboncengan dengan rekannya. Anak panah mengenai bagian kepala korban hingga harus mendapat penanganan medis di RS Primaya Makassar.

‎Mendapat laporan mengenai kejadian itu, Kanit Reskrim Polsek Tamalate IPTU Abd. Latif, S.Sos., bersama Tim Opsnal kemudian bergerak menuju lokasi. Polisi melakukan pengecekan awal terkait peristiwa pembusuran yang menimpa korban.

‎“Kami mendapat informasi adanya pengendara yang menjadi korban pembusuran di Jalan Sultan Alauddin, kawasan Bontomanai. Tim kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar IPTU Abd. Latif.

‎Berdasarkan keterangan saksi, Rahmat Syaifullah, saat kejadian dirinya sedang berboncengan dengan korban. Keduanya melintas dari arah Pabaeng-baeng menuju Jalan Sultan Alauddin.

‎Saat tiba di kawasan Bontomanai, saksi mengaku tiba-tiba melihat sekelompok orang keluar dari dalam lorong. Kelompok tersebut disebut berjumlah sekitar 15 orang.

‎“Saksi menjelaskan, kelompok tersebut kemudian melakukan penyerangan menggunakan batu, besi dan anak panah,” kata IPTU Abd. Latif.

‎Korban dan saksi selanjutnya berusaha melanjutkan perjalanan hingga tiba di depan Pos Lantas Alauddin. Saat itu, korban mulai merasakan sakit pada bagian kepala.

‎Setelah diperiksa, korban baru menyadari bahwa dirinya terkena anak panah. Saksi kemudian membawa korban ke RS Primaya untuk mendapatkan penanganan medis.

‎“Korban mengalami luka pada bagian kepala akibat terkena anak panah dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

‎Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

‎“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas para pelaku serta motif dari kejadian tersebut,” pungkas IPTU Abd. Latif. (Far)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *