Gowa, infosulsel.id – Lapangan Syekh Yusuf, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, menjadi pusat perhatian pada Minggu (27/9) sore. Sebanyak 12 tim ambil bagian dalam Turnamen Sepak Bola Kapolresta Gowa Cup Usia Madya 2026 yang resmi dibuka sekitar pukul 16.00 Wita.
Mengusung tema “Sinergitas Tanpa Batas”, turnamen yang dijadwalkan berlangsung hingga 15 Oktober 2026 ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi sepak bola. Kegiatan tersebut juga dirancang sebagai ruang silaturahmi dan memperkuat hubungan antar elemen di Kabupaten Gowa.
Pembukaan turnamen dihadiri Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA, Wakil Bupati Gowa, Ketua DPRD Gowa, Ketua PSSI Gowa, serta sejumlah unsur Forkopimda dan pihak terkait lainnya.
Kapolresta Gowa Kombes Pol. Muh. Yusuf Usman mengatakan, pertandingan sepak bola tersebut memiliki tujuan lebih luas, yakni menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif di tengah kesibukan berbagai pihak.
”Dalam rangka cooling system. Jadi cooling system itu sistem pendingin. Kalau misalnya panas di hati, ada main bola jadi dingin,” ujar Yusuf dalam sambutannya.
Ia menuturkan, aspek persaudaraan menjadi salah satu pesan utama yang ingin dibangun melalui turnamen tersebut. Lapangan sepak bola diharapkan menjadi tempat bertemu dan berinteraksi bagi para peserta dari berbagai latar belakang.
”Turnamen ini bukan hanya ajang kita bersepak bola, namun lebih kepada kegiatan silaturahim,” katanya.
Yusuf juga mengingatkan peserta untuk menjaga suasana pertandingan agar tetap berlangsung dalam semangat sportivitas. Hasil akhir pertandingan, kata dia, tidak semestinya mengganggu hubungan baik yang telah terjalin.
”Menang kalah itu hal yang biasa. Namun kebersamaan, persaudaraan kita semua, itu adalah hal yang utama,” tegasnya.
Perhatian juga diberikan kepada perangkat pertandingan. Yusuf meminta wasit dapat menjalankan pertandingan secara profesional, adil, dan objektif agar tidak menimbulkan persoalan di tengah pertandingan.
”Betul-betul harus berdiri di atas track-nya, karena kadang-kadang wasit ini yang bikin orang berkelahi,” ujarnya.
Menurut Yusuf, momentum turnamen juga dapat dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta masyarakat. Komunikasi yang terbangun melalui kegiatan bersama diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.
”Jadikan momentum silaturahmi ini sebagai sarana memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi, keakraban lintas instansi sehingga pelayanan dan pengabdian kita kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan maksimal,” tuturnya.
Untuk memeriahkan kompetisi, panitia turut menyediakan penghargaan bagi tim yang keluar sebagai juara pertama berupa piala dan uang pembinaan. Penghargaan khusus juga disiapkan bagi pemain dengan torehan gol terbanyak atau top skorer.
Kapolresta Gowa kemudian menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Gowa, Forkopimda, Ketua DPRD, anggota DPRD, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya turnamen tersebut.
Ia mengakui persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Namun, menurutnya, pelaksanaan turnamen tetap memiliki arti penting dalam membangun kedekatan dan kebersamaan di antara berbagai unsur di Kabupaten Gowa.
”Ini juga salah satu fondasi utama kita untuk membangun kebersamaan dan menciptakan kondusivitas di Kabupaten Gowa,” pungkasnya. (Far)

