Makassar, infosulsel.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah di lingkungan Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sulawesi Selatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Qalbi, Mako Batalyon A Pelopor, Selasa (25/8/2026), tersebut menjadi ajang bagi personel untuk kembali mengingat sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalankan tugas kepolisian.
Peringatan Maulid kali ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Adil dan Makmur.”
Sejumlah pejabat utama dan personel Satbrimob Polda Sulsel hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H., Kabag Ops Satbrimobda Sulsel AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., Danden Gegana Kompol Mansur, S.H., M.H., serta Danyon A Pelopor Kompol Mursalim, S.E., M.M.
Turut hadir jajaran PJU dan perwira, personel Makosatbrimob, Detasemen Gegana, Batalyon A Pelopor, serta Bhayangkari Satbrimob Polda Sulsel.
Peringatan tersebut menghadirkan Ustaz Dr. Muhammad Iqbal, S.H.I., M.H.I., sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia menguraikan sejumlah sifat dan keteladanan Rasulullah SAW yang dinilai relevan dengan pelaksanaan tugas anggota Polri.
Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan qasidah dari Bhayangkari Cabang Satbrimob. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, penampilan Barzanji, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Bripda Fadli dan saritilawah oleh Ibu Dardi dari Bhayangkari.
Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Ridwan mengatakan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.
Menurutnya, esensi peringatan tersebut terletak pada kemauan setiap umat untuk mengenal, mencintai dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan, termasuk ketika menjalankan tanggung jawab sebagai anggota Polri.
Ia menilai nilai-nilai keteladanan Rasulullah memiliki keterkaitan erat dengan tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban serta menegakkan hukum.
“Hakikat peringatan Maulid adalah sejauh mana cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW dan dapat meneladani Akhlaqul Karimah dari pribadinya sebagai ajaran yang patut dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mengemban tugas-tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, harkamtibmas serta penegak hukum,” kata Muhammad Ridwan.
Ia juga mengajak seluruh personel, Bhayangkari dan keluarga untuk menjadikan peringatan Maulid sebagai sarana memperkuat keimanan sekaligus membangun ketulusan dalam menjalankan tugas.
“Saya mengajak kepada seluruh anggota Polri dan Bhayangkari serta keluarganya dengan niat tulus dan ikhlas untuk senantiasa beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, guna mewujudkan masyarakat yang tertib, aman, tenteram dan damai dengan mencontoh kehidupan Nabi Muhammad SAW,” pesannya.
Sementara itu, Ustaz Dr. Muhammad Iqbal dalam penyampaian hikmah Maulid mengaitkan nilai-nilai kehidupan Rasulullah SAW dengan konsep Polri Presisi.
Ia menjelaskan, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya agar tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Setiap persoalan perlu dipikirkan secara matang dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan.
Nilai tersebut dinilai memiliki kesesuaian dengan pendekatan prediktif yang menjadi salah satu bagian dari konsep Polri Presisi, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain kemampuan membaca situasi, Rasulullah SAW juga memberikan contoh bagaimana menyelesaikan persoalan secara bijaksana dan adil. Sikap tersebut, menurutnya, penting diterapkan personel kepolisian ketika berhadapan dengan berbagai karakter dan persoalan masyarakat.
Nilai amanah dan keadilan juga menjadi bagian penting dari keteladanan Rasulullah. Dalam konteks tugas kepolisian, nilai itu dapat diwujudkan melalui sikap jujur, profesional, transparan serta memberikan pelayanan tanpa membeda-bedakan masyarakat.
Semangat memperingati Maulid Nabi juga diwujudkan Satbrimob Polda Sulsel melalui kegiatan sosial.
Sebanyak 100 paket sembako disalurkan kepada masyarakat, termasuk komunitas ojek online (ojol) dan penghuni panti asuhan.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menerjemahkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam tindakan nyata.
Melalui kegiatan tersebut, peringatan Maulid tidak hanya menjadi ruang untuk memperkuat sisi spiritual personel, tetapi juga menjadi momentum berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.(Far)

