Lewat Subuh Keliling, Kapolresta Gowa Bangun Kedekatan dengan Masyarakat

Kapolresta Gowa, Kombes Pol Dr. Muh Yusuf Usman.

Kapolresta Gowa, Kombes Pol Dr. Muh Yusuf Usman.

Gowa, infosulsel.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Gowa terus mengintensifkan program Subuh Keliling sebagai upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, polisi tidak hanya hadir untuk melaksanakan ibadah bersama, tetapi juga membuka ruang dialog guna menyerap aspirasi dan mencari solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Program Subuh Keliling ini merupakan bagian dari kebijakan Kapolri yang diteruskan kepada Kapolda dan selanjutnya dilaksanakan oleh seluruh Polres hingga Polsek jajaran.

Kapolresta Gowa, Kombes Pol Dr. Muh Yusuf Usman mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun kedekatan emosional sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Menurutnya, masjid merupakan tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai latar belakang. Karena itu, momentum ibadah Subuh dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi sekaligus membahas persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

“Dalam kesempatan itu, kita gunakan untuk menyelesaikan masalah dengan berdiskusi bersama masyarakat terkait persoalan apa yang perlu dibahas dan bisa diselesaikan secara bersama-sama,” ujarnya, Rabu (4/11/2026).

Yusuf Usman mengungkapkan, berdasarkan hasil analisis dan evaluasi (Anev) selama satu bulan terakhir, kegiatan preemtif dan preventif melalui pendekatan langsung kepada masyarakat menunjukkan dampak positif.

Hal itu tercermin dari data gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Gowa yang mengalami penurunan pada hampir seluruh jenis kejahatan konvensional.

“Capaian ini tentunya berdampak positif dan menjadi modal yang baik ke depan. Karena itu, langkah-langkah seperti ini akan lebih masif lagi kami laksanakan di tengah masyarakat,” jelas mantan Kapolres Soppeng tersebut.

Selain mengoptimalkan pendekatan secara langsung, Polresta Gowa juga meningkatkan pelayanan melalui Call Center 110. Layanan bebas pulsa yang beroperasi selama 24 jam ini, dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan potensi gangguan keamanan maupun berbagai persoalan yang membutuhkan penanganan kepolisian.

Dengan layanan tersebut, setiap pengaduan diharapkan dapat segera direspons sehingga personel kepolisian bisa lebih cepat mengambil langkah penanganan.

Dalam kegiatan Subuh Keliling dari masjid ke masjid, pihaknya juga menerima berbagai aspirasi masyarakat. Salah satunya terkait kebutuhan kehadiran personel lalu lintas di sejumlah titik yang rawan kepadatan dan kemacetan.

Selain itu, persoalan penggunaan knalpot brong, aktivitas geng motor, serta kenakalan remaja turut menjadi perhatian.

Yusuf Usman mengatakan, Polresta Gowa telah melakukan sosialisasi untuk menekan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis sekaligus mencegah aktivitas geng motor dan kenakalan remaja.

Namun, menurutnya, persoalan kenakalan remaja tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan peran kepolisian. Diperlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, serta keluarga dalam melakukan pengawasan dan mengarahkan generasi muda pada kegiatan yang lebih positif dan produktif.

Mantan Kapolres Palopo ini menambahkan, sejak hari ketiga menjabat sebagai Kapolresta Gowa, dirinya telah mengumpulkan sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat hingga tokoh pemuda.

Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas berbagai persoalan di Kabupaten Gowa sekaligus menghimpun saran dan masukan sebagai dasar dalam merumuskan langkah penanganan secara bersama.

“Tentunya dari hasil diskusi bersama muncul berbagai masukan dan saran. Kami akan melakukan upaya secara bersama-sama. Ini merupakan wujud kepedulian kita semua terhadap Kabupaten Gowa agar tetap kondusif,” tutupnya.(Fz)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *