Pasca Tawuran, Plt Camat Manggala Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak

Plt Camat Manggala Rahmat bersama Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’longan dan jajaran saat mengikuti pertemuan bersama RT, RW serta tokoh masyarakat membahas Kamtibmas pasca perselisihan antarpemuda di Kelurahan Manggala.

Plt Camat Manggala Rahmat bersama Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’longan dan jajaran saat mengikuti pertemuan bersama RT, RW serta tokoh masyarakat membahas Kamtibmas pasca perselisihan antarpemuda di Kelurahan Manggala.

Makassar, infosulsel.id – Pasca perselisihan antarpemuda yang terjadi di wilayah Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, pemerintah kecamatan bersama jajaran kepolisian memperkuat langkah pencegahan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Plt Camat Manggala Rahmat, S.STP., M.Si., meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat malam hari. Hal itu dinilai penting untuk mencegah anak-anak terlibat maupun menjadi korban aksi keributan.

“Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab kita bersama. Pemerintah kecamatan, kelurahan, aparat keamanan, RT, RW, tokoh masyarakat, termasuk orang tua harus bersama-sama melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap anak-anak kita,” ujar Rahmat.

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan Tripika Kecamatan Manggala bersama para ketua RT, RW dan tokoh masyarakat Kelurahan Manggala yang digelar di Kantor Kelurahan Manggala, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 20.30 WITA.

Pertemuan tersebut membahas perselisihan antarpemuda dari RW 02 dan RW 09 yang terjadi pada Senin (5/10/2026). Insiden itu mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka dan satu unit sepeda motor dibakar.

Rahmat juga meminta para ketua RT dan RW lebih aktif memantau kondisi wilayah masing-masing. Setiap persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik, kata dia, harus segera dikomunikasikan agar dapat diselesaikan sebelum berkembang menjadi keributan.

“Kalau ada persoalan di lingkungan, jangan dibiarkan berkembang. Segera dikomunikasikan dan dicarikan solusi bersama sebelum menjadi persoalan yang lebih besar,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’longan, S.H., M.H., M.Si., menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari.

Menurutnya, kebiasaan anak muda berkumpul hingga larut malam tanpa pengawasan dapat menjadi salah satu potensi munculnya gangguan Kamtibmas.

“Anak-anak muda yang berkumpul sampai tengah malam berpotensi menimbulkan kerawanan Kamtibmas. Kalau bukan menjadi korban, bisa saja menjadi pelaku. Karena itu, peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak-anaknya,” ujar Kompol Semuel.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat tidak mudah terprovokasi dan segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan adanya potensi keributan di lingkungan.

“Kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Semua pihak harus mengambil peran, bukan hanya polisi. RT, RW, tokoh masyarakat dan orang tua memiliki peran penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.(Far)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *