Geng Motor Serang Dua Mahasiswa di Makassar, Satu Tewas Diparangi

Mahasiswa korban pemarangan di wilayah Biringkanaya.

Mahasiswa korban pemarangan di wilayah Biringkanaya.

 

Makassar, infosulsel.id – Aksi penyerangan yang diduga dilakukan kelompok geng motor kembali terjadi di Kota Makassar. Dua mahasiswa menjadi korban dalam insiden tersebut di Kecamatan Biringkanaya, Minggu (4/10) dini hari.

Peristiwa itu berujung maut. Muh. Akmal Makmur (24) meninggal dunia setelah mengalami luka serius pada bagian kepala. Sementara rekannya, Muh. Farel (17), menderita luka dan masih menjalani perawatan medis.

Akmal disebut mengalami luka terbuka pada kepala yang diduga akibat sabetan senjata tajam. Selain luka tersebut, ditemukan pula anak panah yang tertancap pada bagian kepala korban.

Adapun Farel mengalami luka robek pada bagian kepala dan punggung. Ia kemudian dibawa ke RS dr. Tadjuddin Chalid Makassar untuk mendapatkan penanganan.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar, mengatakan, kejadian bermula ketika kedua korban bersama sejumlah rekannya sedang berkumpul di Jalan Dg Ramang, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya.

Situasi berubah setelah rombongan yang diperkirakan menggunakan sekitar 12 sepeda motor datang ke lokasi. Kelompok tersebut diduga membawa sejumlah senjata tajam, di antaranya parang dan busur.

“Kelompok geng motor ini diduga menyerang korban yang sedang duduk-duduk,” kata Jafar kepada wartawan.

Serangan tersebut kemudian memicu perlawanan. Kelompok korban berupaya mengejar rombongan tersebut yang memilih melarikan diri menuju arah Kabupaten Maros.

Pengejaran terus berlangsung hingga memasuki Jalan Perintis Kemerdekaan Km 19. Di sekitar kawasan perlimaan bandara, sepeda motor yang ditumpangi korban mengalami kecelakaan dan membuat korban terjatuh.

Situasi itu kemudian diduga dimanfaatkan kelompok yang sebelumnya dikejar untuk memutar arah. Mereka kembali mendatangi korban yang telah terjatuh dan melakukan penyerangan.

“Karena para korban ini kecelakaan. Geng motor yang diburu itu, putar balik menyerang korban yang jatuh dari motor. Korban dihantam parang dan dipanah,” beber Jafar.

Akibat serangan tersebut, Akmal mengalami luka parah pada bagian kepala. Nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia. Sedangkan Farel mengalami luka pada kepala dan punggung hingga harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan dan ditangani aparat kepolisian. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kelompok yang terlibat serta mengungkap rangkaian kejadian secara menyeluruh.

Jafar menegaskan, pihak kepolisian masih memburu orang-orang yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

“Kasus ini masih kami selidiki untuk memburu dan menangkap para pelaku,” tegas Jafar.

Polisi kini mendalami keterangan saksi dan bukti-bukti di lokasi kejadian untuk mengungkap pelaku di balik serangan yang menewaskan satu mahasiswa tersebut. (Far)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *