Demo Pemadaman Listrik di PLN Sulselrabar Ricuh, Massa dan Petugas Adu Jotos

Aksi demonstrasi Gerakan Rakyat Intelektual Sulsel dan Pemuda Pancasila di Kantor PLN UID Sulselrabar, Jalan Hertasning, Makassar, Senin (28/9/2026), memanas hingga terjadi aksi saling dorong dan adu jotos antara massa dan petugas.

Aksi demonstrasi Gerakan Rakyat Intelektual Sulsel dan Pemuda Pancasila di Kantor PLN UID Sulselrabar, Jalan Hertasning, Makassar, Senin (28/9/2026), memanas hingga terjadi aksi saling dorong dan adu jotos antara massa dan petugas.

 

Makassar, infosusel.id – Aksi demonstrasi yang digelar Gerakan Rakyat Intelektual Sulsel bersama Pemuda Pancasila (PP) di Kantor PLN UID Sulselrabar, Jalan Hertasning, Makassar, Senin (28/9/2026), sempat memanas.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap pemadaman listrik bergilir yang dinilai berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Massa juga mendesak pihak PLN memberikan kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman.

Demonstrasi dimulai sekitar pukul 15.30 WITA. Pada awalnya, aksi berlangsung damai. Massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait pelayanan kelistrikan serta meminta adanya perhatian terhadap kerugian yang dialami masyarakat akibat pemadaman.

Namun, situasi kemudian berubah tegang. Massa aksi dan pihak keamanan terlibat aksi saling dorong dan terlihat adu jotos di sekitar area kantor PLN.

Meski demikian, belum diketahui secara pasti penyebab awal terjadinya aksi saling dorong tersebut. Aparat keamanan terlihat berupaya mengendalikan situasi agar aksi tidak berkembang menjadi kericuhan.

Gerakan rakyat intelektual Sulsel dan PP meminta PLN UID Sulselrabar memberikan penjelasan mengenai pemadaman listrik bergilir yang terjadi serta langkah yang disiapkan untuk menangani dampaknya terhadap masyarakat.

Massa juga menuntut agar warga yang mengalami kerugian akibat pemadaman mendapatkan bentuk kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak PLN UID Sulselrabar terkait tuntutan massa maupun penyebab pemadaman listrik bergilir yang menjadi sorotan dalam aksi tersebut.(Far)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *