Makassar, Infosulsel.id – Lahan fasilitas umum (fasum) di Kompleks Dg. Tata Tri Residence, Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, kini dimanfaatkan secara produktif melalui kegiatan budi daya jamur.
Kegiatan yang dibangun sejak Juli 2026 tersebut menjadi salah satu upaya warga dalam memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan perumahan untuk kegiatan yang bernilai produktif.
Saat ini, budi daya jamur tersebut dikelola oleh Pengurus Perumahan D’Tata Tri Residence dengan melibatkan dan memberdayakan remaja Masjid Al-Hijrah.
Pemanfaatan fasum tersebut mendapat apresiasi dari Lurah Parangtambung, Muh. Zulkifli Ghozali. Menurutnya, pemanfaatan lahan untuk kegiatan produktif merupakan langkah positif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
”Pemanfaatan lahan fasum seperti ini tentu sangat positif. Selain lingkungan menjadi lebih produktif, kegiatan ini juga melibatkan generasi muda, khususnya remaja masjid, sehingga mereka dapat memperoleh pengalaman dan keterampilan,” ujarnya kepada wartawan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi lingkungan perumahan maupun masyarakat lainnya di wilayah Kelurahan Parangtambung.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dan berkembang. Tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kemandirian serta membuka peluang kegiatan ekonomi produktif bagi masyarakat,” tambahnya.
Budi daya jamur dipilih karena memiliki potensi ekonomi sekaligus nilai manfaat bagi kesehatan. Jamur dikenal sebagai salah satu bahan pangan yang kaya nutrisi dan relatif rendah kalori.
Konsumsi jamur juga diketahui memiliki berbagai manfaat, di antaranya mendukung daya tahan tubuh, membantu menjaga kesehatan jantung, membantu mengontrol kadar gula darah, serta menjadi salah satu alternatif sumber pangan pengganti daging.
Selain itu, kandungan nutrisi dalam jamur juga bermanfaat dalam mendukung kesehatan tulang dan fungsi tubuh.
Keberadaan tempat budi daya jamur di Kompleks Dg. Tata Tri Residence diharapkan tidak hanya menghasilkan pangan untuk kebutuhan masyarakat, tetapi juga dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi produktif yang dikelola secara mandiri.(Far)

